Gantung Belitung Timur

Gantung adalah salah satu kecamatan di kabupan belitung timur propinsi bangka belitung. Kecamatan gantung mulai terkenal sejak melejitnya film laskar pelangi dimana film tersebut menggambarkan keunikan sebuah sekolah muhamadiyah dan kondisi kecamatan gantung belitung timur pada masa itu.

Pada masa kejayaan timah sebelum tahun 1990an Pulau belitung adalah salah satu penghasil timah terbesar selain pulau bangka, singkep dan kundur. Namun seiring mulai menipisnya kandungan timah, lambat laut perubahan ekonomi belitung secara global beralih ke sektor pariwiata seiring meningkatnya kinjungan wisata di pulau belitung. Sebagian masyarakat belitung adalah penrpenghasilan sebagai nelayan, hal ini di tunjang oleh karakter masyarakat belitung yang rata - rata hobi memancing.



Pertumbungan sektor wisata di kacamatan gantung belitung timur semakin terlihat seiring meningkatnya permintaan kunjungan wisata ke belitung timur. Di kecamatan gantung sendiri terdpat objek wisata seperti replika sd laskar pelangi dan saat ini desninasi wisata belitung timur yang lain yang wajib di kunjungi seperti musium kata, rumah pak ahok, bendungan pice yang telah di percantik.

Selain itu juga rencananya akan berdiri hotel resort di belitung timur tepatnya di sekitar daerah bendungan pice dengan view danau di bendungan pice. Bendungan pice adalah bendungan bersejarah di daerah gantung belitung timur. Bendungan pice ini didirikan sekitar tahun 1936 s/d 1939 dan di bangun oleh insinyur Belanda yang bernama “ Sir Vance “, dengan panjang bendungan 50 meter dan memiliki 16 pintu air dengan masing masing ukuran pintu air sebesar 2,5 meter.

Sejarah asal mula nama Bendungan pice itu sendiri dkarena masyarakat setempat tidak bisa membaca ejaan nama insinyur tersebut, maka tulisan “ Vance” di baca  oleh masyarakat belitung menjadi "pice". oelah karena itu hingga kini bendungan kebanggan masyarakat belitung timur terkenal dengan bendungan pice